Words Beyond My Life

Toilet

Posted on: May 21, 2010

hal ini menarik saya buat nulis tentang TOILET.. kenapa toilet? suatu hari saya berkesempatan berkunjung ke sebuah negara. Negara yang maju, independen, dan bahasanya susah. bisa nebak? Rusia.. noope bukaan, tulisannya bukan huruf romawi, cina? aah mendekatiii… okei negara asalnya Takeshi Kaneshiro (iya bukan ya) anyway, its Japan.

Klo cuma jalanan rapi, orang nyebrang di zebra cross, ngga ada sampah berserakan kayaknya hampir di semua negara maju udah begitu ya. tapi apayang berbeda dari negara satu ini? Bagi saya adalah toilet. Kecanggihan toiletnya mungkin perwujudan dari doraemon kali ya, abad 22 yang mobilnya udah terbang. Okay back to toilet.

Hari pertama saya mendarat, saya masuk ke toilet di dalam airport, apa yang terjadi? Saya bingung, gundah, sampe kepikiran buat ga jadi buang air kecil. Kenapa? tentunya bukan karena kotor atau bau. Tapi karena saya bingung harus pencet tombol yang mana. Ada tombol apa saja? mari ikut berimajinasi bersama saya …

1. Tombol shower yang kaya mp3 player ada tombol Play dan Stop nya.

2. Ada tombol dryer. What the? Dryer buat “disana”?? Kayaknya belom kepikiran deh selama masih ada tisue. Kemudian saya berfikir keras mencari tombol flush, ahh! ada di dinding. (ternyata masih manual buat yang satu ini, hhhh)

3. Ada peta jenis toilet! okei, ternyata ada 3 jenis kloset mau yang western, asian or tradisional japan. Such a main course!

Okay saya selamat dari toilet pertama, walaupun ada keinginan buat motret. tapi takut dikira udik, so saya membatalkan. Masih di hari yang sama, saya pergi ke toilet di sebuah universitas. Saya sedang mengalami weather shock nampaknya jadi saya sedikit mengalami ehem masuk angin. Dan saya tidak sempat “meng-examine” toilet tersebut. “ah sama aja, cuma tombolnya aja pake bahasa jepang semua” no wondering, nothing, self confident level, high! saya cuma terharu klo di semua toilet ini dilengkapi pegangan buat disable dan orang tua. so nice of them. okay terakhir, hmm dimana ya tombol flushnya? aaah jepang semuaaa,latin please! berhubung ga mungkin dong keluar begitu saja nanya dulu, ada tombol di dinding warna ijo. it must be the one! Saya pencet dan…. ada bunyi2an seperti sirene, aaah tapi ga mungkin, karena ga lama si toilet ini nge-flush. saya sempat curiga akan tombol di kanan bawah, tapi ko ada gambar melodinya, bukan gambar keran air, so better choose the green one.

saya bingung kenapa bunyi sirene itu masih ada, apakah alarm gempa? oh bukan, ga ada gempa kok, alarm kebakaran? mungkin. sampai tiba-tiba ada seorang wanita cantik dengan muka simpatik dan apik dan baik dia berkata, “daejobu desuka?” hmm dalam hati saya berfikir, “subtitle please” then she said, “are you okay?”. OKAY! untung otaknya ga ikut masuk angin jadi masih bisa mikir! The green button was an emergency alarm! Fine, terima kasih untuk kejutannya. Ternyata semua orang udah keluar siap nolongin, oh meen saya malu luar biasa. Mari saya perjelas tombol2 didalam tersebut :

1. Samanya merek pembuat tombol bukan berarti itu template dan isi tombol sama, perhatikan baik-baik atau tanya sebelumnya.

2. jangan asal pencet sembarang tombol.

3. Inget saya pernah bilang diatas ada tombol bergambar melodi, bisa tebak? yang bisa hebat, yah benar itu adalah sebuah tombol “suara flush” yang akan mengeluarkan suara kamuflase untuk menutupi bunyi2an yang tidak diharapkan.

4. dan ternyata flushnya secara otomatis by sensor, okay terima kasih saya tertipu.

Berikut-berikutnya saya selalu memilih toilet yang bentuknya sederhana, tapi tetap aja, saya sangat terharu karena di setiap toilet ada pegangan untuk orang tua dan disable, bahkan ada dudukan buat anak kecil bagi ibu2 yang membawa anaknya ke dalam toilet.

Hal yang kita anggap kotor dan jorok ternyata sangat difikirkan di sana, saya kagum karena bagi saya pribadi toilet adalah tempat krusial yang harus dijaga minimal kebersihannya. Sebenarnya ada 2 tujuan saya nulis tentang toilet, selain biar orang-orang pada sadar buat menjaga kebersihan toilet (plis banget jangan jongkok di atas kloset duduk! apa maksudnya coba duuh kenapa sih, dan jangan bikin toilet banjir, apalagi toilet umum yang make bukan cuma anda seorang loh) dan satu lagi adalah bagi anda yang berkesempatan berkunjung kesana, hati-hatilah dengan toilet, pelajari baik-baik hehe.

Advertisements

4 Responses to "Toilet"

klo ada fotonya lebih oke sebenernya.. hehe

tampaknya toiletnya tidak “user-friendly”

(plis banget jangan jongkok di atas kloset duduk! apa maksudnya coba duuh kenapa sih, dan jangan bikin toilet banjir, apalagi toilet umum yang make bukan cuma anda seorang loh)

setuju dengan hal diatas…. tapi umumnya tergantung kebiasaan masing-masing, kalau saya tidak salah.

iyaa benar sekali hehe, maksudnya buat kloset duduk jangan dipake jongkok apalagi pake sepatu kan kotor hehe. kasian dong nanti yang lain. harusnya di toilet umum itu dibuat alternatif penyesuaian jongkok duduk biar semua terfasilitasi deh.

iya tuh ada fotonya lebih bagus, kapan ya di indonesia ada yg begituan??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Number of days

May 2010
M T W T F S S
« Mar   Aug »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

My Pages

%d bloggers like this: